Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2019

Ceritaku Dari Dusun Sidomulyo, Desa Sumberejo, Ambulu, Jember (part 1)

Gambar
Hari ini, saya akan share sedikit cerita saya tentang mata kuliah yang menurut saya mengajarkan banyak hal. Sekarang, saya sudah semester 6 di Universitas Jember, Fakultas Ilmu Budaya, Program Studi Televisi dan Film. Sebagai mahasiswa perfilman, saya kedapatan dua mata kuliah praktikum yang bobot sks nya besar (4 sks). Mata kuliah ini disebut "Praktika Terpadu".


Mata kuliah Praktika Terpadu sebenarnya sudah dilaksanakan semenjak saya semester 5, namun waktu semester 5, praktikumnya masih dikampus dan kami membuat program Variety Show yang tayang secara live.
Untuk yang kedua kalinya ini (dan juga yang terakhir) kami kedapatan tugas membuat short movie berdurasi sekitar 20 menit lebih. Sistemnya anggota kelompok dipilih secara acak oleh dosen, begitu pula dengan genre yang akan kita dapatkan. Semua ditentukan oleh dosen.
Jujur, waktu mengetahui sistemnya seperti itu, saya paling tidak mau mendapat genre komedi. Kenapa? Karena bagi saya, membuat orang lain tertawa itu sulit. …

Ciri-Ciri Orang Bodoh

Gambar
Membaca judul diatas, pasti beberapa diantara kalian merasa judul tersebut kasar sekali.
Sebenarnya, postingan ini tidak dimaksudkan untuk membeda-bedakan mana yang cerdas mana yang bodoh. Kata "bodoh" pada pemilihan judul diatas juga bukan menggambarkan seseorang yang bodoh secara akademis.
Tapi jujur, saya menulis artikel ini dalam keadaan kesal wkwkwk. Jadi, singkat cerita saya memiliki seorang teman yang banyak sekali bicara namun apa yang dia katakan seperti kalimat kosong bagi saya. Saya pun mengambil kesimpulan bahwa dia orang "bodoh".
Berikut adalah ciri-ciri beserta alasan saya menyebut teman saya itu "bodoh".

1. Banyak Bicara, Namun Cenderung "Burung Beo"     Seseorang yang bodoh, biasanya banyak berbicara. Bila sedang berbincang dengan lawan bicara     nya, dia akan memiliki porsi bicara yang jauuh lebih banyak dibanding lawan bicaranya. Biasanya     sekitar 80% sedangkan lawan bicaranya hanya mendapat 30%, itu pun hanya sekedar kali…

Penemuan Terbaru-ku Terhadap Jember

Gambar
Hari ini, aku menyadari satu hal. Setiap kota memang istimewa dengan caranya sendiri. Tahun ini, adalah tahun ke 3 aku di Jember, sejak tahun 2015. Sejujurnya, aku tidak begitu mudah beradaptasi disini.  Suasana Jakarta yang sangat sibuk membuatku bergerak 2 kali lebih cepat dibanding orang-orang Jember.
Bila pada saat jam 7 pagi di Jakarta, semua orang sudah sibuk dengan aktivitasnya masing-masing, Jember baru memulai aktivitas mereka. Bahkan seluruh aktivitas kecil-kecil seperti membuka toko dan berangkat kuliah.
Aku ingin menikmati indahnya kota ini juga, tapi dengan cara tersendiri. Seperti saat aku menikmati kota Jakarta, aku biasanya menikmati kota Jakarta dengan mendengar lagu-lagu yang beat yang cukup cepat. Tapi pada saat di Jember, mendengarkan lagu tersebut sambil memandangi aktivitas kota Jember terasa tidak menyatu.
Namun hari ini aku tersadar, ketika mendengar lagu-lagu bertempo pelan yang moodnya relax, seluruh lagu ini langsung menyatu dengan aktivitas kota ini. 
Tuli…

Mengatasi Jamur Pada Foto Dengan Tepung Beras

Gambar
Selamat Pagi Pernah ga, kalian punya foto yang ditaro di album, tapi lama kelamaan tumbuh jamur? Pasti sebel banget kan, apalagi kalo foto itu foto jadul yang gamungkin bisa kamu dapatkan kembali? Berikut ada tipsnya nih buat mengatasi jamur pada foto. Cekidot!
Solusi yang akan saya berikan kali ini adalah dengan menggunakan tepung beras. Beras, memang dikenal sebagai bahan yang mampus menyerap air dengan tinggi. Jadi, semisal kamu ga pengen foto kamu rusak, kamu bisa gunakan tepung beras sebagai bahan anti jamur.

Caranya? 1. Sebelum memasukan foto kamu ke album, taburi sedikit tepung beras diatas foto sebelum diatur dalam album. 2. Setelah beres, tata foto kamu dalam album seperti biasa. 3. Cara ini bisa kamu lakukan berkali-kali, terutama bagi kamu yang memang ingin menjaga kulitas foto kamu.
Cara ini udah saya coba pada foto saya yang berjamur meski sudah diletakan pada album foto. Saya mencoba trik ini pada foto yang belum berjamur dan menunggu sekitar 3 bulan untuk melihat hasil…

Jeruk Nipis Hilangkan Bau Tak Sedap Pada Nasi

Gambar
Halo semua, pada postingan kali ini saya akan membahas cara menghilangkan bau tak sedap pada nasi. Pernah kah kalian memasak nasi pada rice cooker, kemudian setelah beberapa jam, nasi justru berubah warna menjadi kekuningan dan berbau kurang sedap? Untuk mengatasi masalah tersebut, klik readmore.

Pada tips dan trik kali ini, solusinya mudah, yaitu kita gunakan :
Jeruk nipis memang sering dikenal sebagai buah yang dapat menghilangkan bau + wangi dari buah ini lebih segar.  Berikut caranya :
1. Cuci beras hingga bersih seperti biasa. 2. Beri perasan air jeruk nipis 1 sdm untuk 1-2 kg beras. 3. Masak nasi seperti biasa.
Cara ini sudah saya coba dan hasilnya memuaskan. Jangan memberi perasan air jeruk terlalu banyak apabila tidak ingin memakan nasi yang terlalu asam :D
Selamat mencoba Happy Cooking